Jumat, 30 November 2012

cara mudah mengerjakan soal fisika

Cara mudah mengerjakan soal fisika.

Kali ini, saya tidak posting tentang magic, tapi tentang pelajaran.
Siapa yang gak tahu fisika. Semua orang pasti tahu fisika. Fisika bagi sebagian orang merupakan pelajaran yang sulit selain matematika dan bahasa inggris.
Dalam kesempatan ini, saya mau berbagi tentang tips mengerjakan soal fisika yang berupa hitungan.
Cara ini selalu saya pakai jika saya tidak tahu rumus.
Caranya sangat mudah.

KITA HANYA MELIHAT SATUAN DARI SOAL WALAUPUN TIDAK TAHU RUMUSNYA.
Sebagai contoh sederhana:
Fajar naik motor dengan kecepatan 20 m/s dalam waktu 5 s.
Berapa meter jarak yang ditempuh fajar?
Cara menjawabnya cukup simple:
Satuan yang ditanyakan adalah meter, berarti kita harus mengalikan satuan yang diketahui.
Jadi m = m/s * s.
Jadi jawabannya 20*5=100.
Sangat simple kan?
Jadi walaupun kita tidak tahu rumusnya kita bisa melihat satuan untuk menghitungnya.

Catatan: kadang-kadang dirumus fisika ada konstanta-konstanta. Jika ada konstanta dirumus fisika tinggal menambahkan konstantanya saja.

cara menyelesaikan soal fisika (tentang asas black)

secara umum rumus kalor dibagi menjadi 3 yaitu :
keterangan :
Q = kalor (J)
c = kalor jenis ( kal/gr`C atau J/kgK)
M = massa benda (kg)
C = kapasitas kalor ( jumlah energi kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu benda sebesar 1 K atau 1 `C
L = kalor lebur (J/gr)
t1-t2 = suhu akhir dikurang suhu awal

  • asas black
energi adalah kekal, sehingga benda yang suhunya tinggi akan melepaskan energi Ql dan benda yang suhunya rendahakan menerima energi Qt dengan besar yang sama.
Ql = Qt
persamaan diatas menyatakan hukum kekalan energi pada pertukaran kalor dan selanjutnya disebut dengan asas black, sebagai penghargaan atas jasa ilmuwan inggris bernama joseph black (1728-1799).

soal 1
200 gr air pada suhu 20`C dicampur dengan 300 gr air yang memiliki suhu 80`C. berapakah suhu akhir campuran?
jawab : karena yang ditanyakan suhu akhir, maka suhu akhir tersebut hasilnya akan kurang dari 80`C dan lebih dari 20`C jika dituliskan akan menjadi (80-t) dan (t-20)







Q1 = Q2 
c.M.(t1-t2) = c.M.(t1-t2)
M.(t-20) = M (80-t)
200(t-20) = 300(80-t)
2t-40 =240-3t
2t + 3t = 240 + 40
5t = 280
t = 56`C

jadi, suhu akhir campuran diatas adalah 56`C

soal 2
dalam sebuah bejana berisi 100 gr air yang memiliki suhu 100`C kemudian dimasukkan suatu logam yang massanya 200 gr dan suhu 30`C, jika kapasitas kalor bejana 500 kal/gr dan suhu akhir campuran 60`C. hitinglah kalor jenis logam?
jawab :
 dari soal tersebut diketahui bahwa air (Qa) dan bejana (Qb) melepaskan kalor dan logam (Ql) menerima kalor, sehingga dapat kita tuliskan
Qa + Qb = Ql
suhu --> Ta dan Tb = (suhu akhir - suhu akhir campuran) = (100-60) = 40`C
              Tl = (suhu akhir campuran - suhu awal) = (60-30)  = 30`C
karena diketahui kapasitas kalor (C) maka untuk rumus bejana kita memakai rumus Q = C.T
kalor jenis biasanya tidak diketahui oleh karena itu kita harus menghafalnya, kalor jenis air = 1,00 kal/g`C
atau 4,186 J/kg`C, dalam soal ini kita memakai 1,00 kal/g`C
Qa + Qb = Ql
m.c.T + C.T = m.c.T
100.1.40 +500.40 = 200.c.30
4.000 + 20.000 = 6.000c
24 = 6c
c =  4 kal/gr`C

jadi kalor jenis logam ialah 4 kal/gr`C

 pada soal 1 kita juga dapat memakai rumus sebagai berikut :

demikianlah ilmu yang dapat saya bagikan bagi sobat pelajar semua, semoga bermanfaat

1 komentar:

  1. 1. Jika suhu dalam thermometer Kelvin 200 K, berapakah suhu tesebut bila dinyatakan dalam thermometer Fahrenheit dan Rankin

    BalasHapus